Pangkalan Balai, Humas.
Peserta didik MAN 1 Banyuasin (Mansaba) yang mengikuti Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun ini, sebanyak 102 orang dari jurusan IPA dan IPS. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Mansaba Veri Yulianto, ketika memimpin rapat pemantapan pelaksanaan Ujian Akhir peserta didik, di Ruang Guru Mansaba, Selasa (15/3).
Dalam paparannya Kepala Mansaba, mengatakan Mansaba dengan predikat Akreditasi A mendapatkan kuota 40 persen, dari seluruh peserta didik kelas XII, yang berhak mendaftarkan diri pada seleksi SNMPTN ini. Dari Jumlah peserta didik MIPA 122 orang dan IPS 131 orang, Mansaba mendapatkan kuota kelas XII MIPA yang bisa mendaftar pada SNMPTN sebanyak 49 orang, dan jurusa IPS sebanyak 53 orang, total semua yang sudah mendaftar 102 orang.
“Tahun 2022 ini mengalami peningkatan jumlah kuota yakni 102, jika dibandingkan dengan tahun lalu 90 orang. Dari informasi guru Bimbingan Konseling 102 orang telah mendaftar semua, semoga jumlah yang diterima di PTN tahun ini meningkat”, tuturnya.
Bagi peserta didik yang tidak masuk dalam perengkingan sekolah, bisa mendaftar pada seleksi lain, misalnya pada SPAN-PTKIN, seleksi Politeknik Negeri, seleksi Perguruan Tinggi Ikatan Dinas, dan juga mengikuti seleksi TNI/Polri, tambahnya.
“Dari jumlah tersebut, kita berharap tahun 2022 ini, jumlah peserta didik Mansaba yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri bertambah, kita tunggu pengumumannya tanggal 29 Maret mendatang”, tandasnya.
Sementara itu Guru Bimbingan Konseling (BK) Mansaba Desmayani, S. Pd, mengungkapkan sebelumnya peserta didik yang mendaftar pada SNMPTN ini telah dipanggil orang tuanya, untuk melakukan finalisasi pendaftaran dan menyatakan kesiapan melanjutkan pendidikan bagi anaknya.
“Semua orang tua peserta didik yang hadir, telah bersepakat dengan anak-anak mereka, dalam hal pilihan program study dan perguruan tinggi negeri yang dituju, kita berdo’a semoga pilihan mereka berhasil menghantarkan mereka lulus seleksi SNMPTN ini”, pungkasnya.(LS).
