Pangkalan Balai, Humas.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuasin, H.M Arkan Nurwahiddin, berpesan kepada 253 orang peserta Ujian Madrasah (UM), bahwa pelaksanaan ujian yang akan diikuti ini adalah ujian untuk belajar. Pernyataan ini diungkapkannya ketika menyampaikan sambutannya, pada pembukaan Ujian Madrasah MAN 1 Banyuasin (Mansaba), Senin (21/3).
Ia berpesan kepada peserta ujian, bahwa Ujian Madrasah ini tidak ada yang perlu ditakuti, ujian ini adanya untuk belajar, bukan belajar untuk ujian. Ujian Madrasah ini nilainya 40 persen dari seluruh nilai yang akan diambil pada kelulusan.
“Harus serius dan benar-benar dalam mengerjakan soal tersebut, sebagaimana petunjuk dalam SOP yang disampaikan panitia. Berdoa belajar, belajar tanpa berdoa akan sia-sia, dan berdoa tanpa belajar juga tidak ada artinya”, tuturnya.
Pelajaran yang akan diujikan itu, sebenarnya tidak keluar dari apa yang sudah diajarkan oleh Bapak Ibu guru di Madrasah ini.
Sebelum membuka kegiatan ujian Madrasah, Arkan mengajak seluruh peserta ujian, untuk berdoa bersama, agar ujian dapat berjalan dengan lancar.(LS).
