Pangkalan Balai, Humas.
MAN 1 Banyuasin (Mansaba) serahkan hewan langka yang dilindungi, kepada Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Sumatera Selatan. Penyerahan hewan yang dikenal dengan nama hewan Kukang ini, oleh Kepala Mansaba yang diwakili oleh Kaur Tata Usaha Alfarisi, Sabtu (9/4).
Menurut Alfarisi penemuan hewan Kukang ini, bermula dari petugas kebersihan Mansaba sedang membersihkan halaman depan Kantor Mansaba pada pagi hari, terlihat hewan tersebut sedang memanjat tanaman kembang, yang terletak di depan kolam ikan. Melihat adanya hewan yang sangat jarang ditemui ini, petugas kebersihan Mansaba berinisiatif mengamankan agar tidak terlihat oleh orang.
“Setelah ditangkap dan dimasukkan ke dalam kandang, kita langsung mengubungi BKSDA Provinsi Sumatera Selatan, untuk dievakuasi dan dilakukan penyelamatan”, ujarnya.
Kukang kadang disebut pula malu-malu, adalah jenis primata yang gerakannya lambat. Warna rambutnya beragam, dari kelabu keputihan, kecoklatan, hingga kehitam-hitaman. Pada punggung terdapat garis cokelat melintang dari belakang hingga dahi, lalu bercabang ke dasar telinga dan mata.
Kukang kerap ditemukan di sekitar pemukiman dan perkebunan. Biasanya orang-orang yang menemukan kukang di alam, kaget ketika menemukan kukang ini, karena bagi sebagian orang kukang adalah satwa yang sangat jarang ditemui.(LS).
