Pangkalan Balai, Humas.
Pembina Upacara Bendera MAN 1 Banyuasin (Mansaba) Rusliana, menghimbau seluruh pelajar Mansaba, pada upacara yang dilaksanakan di lapangan Utama Mansaba, agar dapat memaknai Sumpah Pemuda, yang diperingati pada tanggal 28 Oktober, Senin (31/10).
Menurutnya makna Sumpah Pemuda bagi pelajar mengutip dari situs merdeka, yang pertama yaitu sebagai dasar sikap menghargai sejarah perjuangan Indonesia. Seperti diketahui, kemerdekaan yang diraih bangsa Indonesia, telah melalui upaya yang panjang dan penuh tumpah darah. Di mana pada pahlawan dan rakyat Indonesia, berani berperang melawan penjajah, demi mencapai bangsa yang merdeka dan bebas dari berbagai tekanan.
Makna yang kedua lanjutnya, yaitu mendukung toleransi untuk menciptakan persatuan. Peristiwa Sumpah Pemuda, menunjukkan bahwa latar belakang rakyat Indonesia yang beragam, bukan menjadi penghalang untuk bersatu, menjadi bangsa Indonesia yang satu. Saat ini, akulturasi budaya yang terjadi di Indonesia semakin tinggi.
Yang ketiga mencintai Indonesia, semangat meneruskan perjuangan para pahlawan di masa kini, bisa dengan lebih mencintai Indonesia. Bangga terhadap berbagai budaya yang dimiliki Indonesia hingga mendukung kreativitas bangsa dengan membeli produk-produk dalam negeri, paparnya.
Makna Sumpah Pemuda bagi pelajar yang keempat, adalah semangat belajar dan berkarya. Para pelajar disebut sebagai generasi muda, yang mampu menentukan masa depan Indonesia di kemudian hari. Dalam hal ini, para generasi muda harus semangat belajar dan berkreasi, mengembangkan potensi diri yang bisa mendukung kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Dengan semangat Sumpah Pemuda, mari kita bangun Indonesia dengan peran yang bisa kita lakukan”, tutupnya.(Jur).
